Always a pain for me to see this sign; it means I have to go home!
HOME | ABOUT | STORY ARCHIVE | MAILING LIST | GUESTBOOK | DOWNLOAD

Home > Indonesia

Indo vs Malay Surnames
by Farah 'Fairy' Mahdzan (11-Aug-2001) | Readers Say

"Kalian itu orang Malaysia apakah selalu pakai nama orang tua ya dibelakang nama kalian?"

I read that question so fast on our MSN Chat that I almost didn't understand what Fibi was asking me.

"Apa maksud mu Fibi?" I asked, clearly defeated by her usual arrangement of Indonesian Malay (which is sometimes unusual to me).

"Kayak [seperti] kamu, Farah Mahdzan.
Terus si Linda Ziegler.
Noreen Hisham.
Ziana Ellieza binti Darus [eLLie, masa ni Fibi baru je habis surf your homepage huahauhuahuah]"

Banyaknye contoh nama kawan-kawan aku dia ambik, I thought as I hurriedly typed across my keyboard to acknowledge that I had understood Fibi's first question. Apparently my Jakartan-dwelling friend was baffled as to why Malays in Malaysia included their fathers' names as part of their name.

"Tuh kan nama bokap [bapak] semua," Fibi added. Aku pulak dok fikir, le hai memang lah wahai sahabat Indon aku! Kalau tak macam mana nak identify kita anak siapa dan sewaktu dengannya.

I retaliated Fibi with a question: "Apa di Indonesia ga pakai [nama bapak]?"

Fibi, obviously with much enthusiasm to educate me with her elaboration of Indonesian surname system, continued as follows: "Nggak tuh. kami disini jarang pakai nama keluarga, kecuali memang dari suku bangsa yang mengharuskan memakai nama family."

I obviously have not been paying too much attention to my Javanese-descendant friend over the course of 3 years I've known her online. So I cried: "Oh yah?? Jadi nama kamu itu ga ada nama surname kamu?"

Fibi: "Kamu lihatlah nama aku, tidak ada nama keluarga"

Fairy: "Pantesannn [Patutlah!] Aku kirain Damayanthi itu nama keluarga mu!"

Damn. All this while I thought that rather feminine-sounding surname was actually her family's name. Malunye aku. Fibrina Astrid Damayanthi. Anak perempuan Damayanthi, my ass lah kan.

Fibi talks some more: "Oh bukan. "Makanya aku selalu heran melihat nama [orang] Malaysia; kalian selalu pakai nama surname. Sedangkan di Indonesia tidak."

Fairy: "Oh iya donk, cara Islam lho. Kan. Contoh, Farah Eleena Binti Ahmad Mahdzan. Jadi Farah Mahdzan for short."

Fibi: "Kalo disini jarang [pakai surname]. Biar mayoritas [majoriti orang] Islam. Nah ini kalo didaerah2 tertentu seperti Batak, Menado, Kalimantan, itu nama mereka pakai surname. Vita [bestfriend Fibi :)] kan ayahnya orang Kalimantan, jadi namanya ada surnamenya : Evita Feirin Rampan, Rampan surnamenya."

Fairy: "Kalo kamu Fibi? Ada tak surname?"

Fibi: "Yee...mana ada [Fibi jawab soalan ni as if I tanya dia ni pernah makan cacing hidup ke tak]. Hehehe. Kalau orang Jawa tidak ada surnamenya."

Oh macam tu pulak ye. Orang Jawa je yang tak pakai surname. Tengok lah Suharto, Sukarno. Ada ke last name?

Fairy dengan jakunnya menanya: "Kenapa kamu ga ada surname?"

Nampak sangat Fairy tak puas hati kenapa orang Jawa tak nak pakai surname! Hehe.

Fibi: "Yah memang bukan kebiasaan di Indonesia untuk memberikan surname pada anak kecuali di daerah2 tertentu."

Before we could end our conversation properly, Fibi mysteriously disappeared and never came back that night. Bet you she was so tired answeing my questions on Indonesian usage of surnames. Ataupun ISP Indonesia bangap. *Grin* Sorry Fibi, soalnya ike [aku] masih bingung kenapa orang Jawa tak suka pakai nama bapak.

Siapa nak kenal Fibi dengan lebih mendalam tengok lah homepage dia. Thanks for the enlightenment on Indonesian surnames! :)

WHAT READERS SAY ABOUT Indo vs Malay Surnames:
#29. tuh ada juga Tengku zacky, Tengku Ryan, Tengku Rafly,Artis Indonesia Masih dipakai sampai sekarang.ngak ada hubungannya yahh hehehheee
Posted by eko Galih on 23-Sep-2005, 23:51 MYT

#28. its an interesting site to visit and be enlighted about the origin of surnames.
However,i would bw grateful if you can help me with a web page,where i can have more Malay and Indo names...
Thx
Sony
Posted by SONY on 18-Aug-2005, 20:03 MYT

#27. aha.. this makes sense now...

I've always thought that surnames were a given until some of my Indonesian friends didn't have any... it just creates problems when going overseas and they ask you to fill in forms with family/surnames .
Posted by nomad on 9-May-2005, 10:05 MYT

#26. Common Javanese surname usualy suffixed by ..........o although there is some simple to pronounce (like Sukarno, Suharto) but sometime there is such the "oldtimer" Javanese name just hard enough to pronounce eg :
Susilo Bambang Yudhoyono and Dian Sastrowardoyo, etc
(can the Malaysian spell 'em out ?). That's why Javanese feel so lazy to attach their surnames
Posted by Dadang "Jedak" on 13-Apr-2005, 22:47 MYT

#25. kalo Marga/Pam bukan nama bapak.....tapi surname yg di turunkan turun temurun secara patrilienal
Posted by rudi on 27-Feb-2005, 23:09 MYT

#24. Dityo thank you for your explaination on the whole surname usage thing. To me a name is almost everything a person is, it identifies one person from the other, without it, siapa lah kita, just a nameless face in society.

Isn't the gelaran Raden considered darah biru? I think someone mentioned it somewhere in this article's feedback.

But anyway I think it's unique that most Indonesians don't use surnames.
Posted by Fairy on 15-Sep-2003, 12:18 MYT

#23. hehehe ...

Lucu juga. Saya orang jawa, mbak Fairy. Kita emang nggak pake nama bapak, kecuali waktu nikah kita baru pake. hahaha. Dityo nurasto bin myfathername.

Biasanya yang pake surnam/marga orang sumatra atau rumpun melayu. Saya sih nggak ngerasa orang melayu. Melayu = sumatra = kalimatan (borneo). Rumpun inilah yang sering memakai marga.

I hope that could help you. Why Javanese dont use their surname, tetapi memakai gelar. Remember, Java is Kraton style. Like me, in the past I would named as "Raden Dityo Nurasto". Today I will fell suck if I have prefix "raden" on my name ... lol

Still, Java have strong traditional root. I am muslim, but we're not using it in our ID card. Still you could call me "Dityo Nurasto bin Swastomo". That's my dad's name.

Like Indonesian quote "Apa arti sebuah nama". Just keep that.
Posted by Dityo Nurasto - Website   on 15-Sep-2003, 01:10 MYT

#22. diaorg panggil 'Marga'(surname la..)
Posted by aisah on 14-Sep-2003, 23:32 MYT

#21. yes..true, org2 jawa ga pake surname..org2 di sumatera jer pakai surname..mmg agak pelik bunyi nya..e.g,Lubis,Nasut ion,Harahap(yes..as in Cico Harahap anak Uji rashid tuh..),Siregar(Ahmad Tarmimi Siregar),Matondang etc..etc.....
Posted by aisah on 14-Sep-2003, 23:02 MYT

#20. Iano, to say that "99 " Malays do not have surnames is utterly untrue. According to Merriam-Webster online dictionary, the definition of "surname" is:

"The name borne in common by members of a family."

Therefore it is correct to say that my siblings and I all share the same surname, which is the name of our father as commonly practiced by Malaysians Malay.

E.g.
Farah Eleena bt. Ahmad Mahdzan
Abdil Adzeem b. Ahmad Mahdzan

"Ahmad Mahdzan" being our surname.
Posted by Fairy on 20-Aug-2003, 12:19 MYT

#19. hello... hmm bukan nak bagi comment ape ape... actually masuk site ni pon secara kebetulan.. sebenarnya saya sangat interested dengan topik surename yang dibincangkan... saya juga sebenarnya curious dengan surename saya sendiri "CHE WAN". i mean.. saya selalu baca tentang surename wan, che', tun, tengku, megat and etc... but... tak pernah ade artikel sejarah yang menceritakan asal keturunan che wan... berbeza dengan keturunan yang mengguna surename wan atau che' dipangkal namanya... keturunan saya pula menggunakan kedua dua surename tersebut dan menggabungkannya di pangkal nama... utk pengetahuan anda.. all of my family members on my fathers side.. menggunakan surename itu.. spt nama saya.. 'Che Wan Azrul Arif B. Che Wan Mohamad Yusop'... hmm... terlalu panjangkan ? well, kalau anda bermurah hati untuk menjawab pertanyaan saya ini... saya amat berterima kasih... dan kalau boleh saya nak sangat sangat tahu latar belakang dan salah silah keturunan 'Che Wan' ini... time kacihh...
Posted by che wan azrul on 2-May-2002, 02:48 MYT

#18. Take it this way, almost 99% Malays in Malaysia do not have surnames or family names. Those people that you listed do have family names because they could be mixed OR its just purely tradition....

Merican is actually a surname. The Merican Family is HUGE....ive seen a documentary of it on TV PENDIDIKAN when I was std 4...

as for Hassan and Emir...it could be tradition....Si Farith tu could have some arabic blood (not 100% sure bout that though)

Usually, people in Malaysia YANG ADA surnames are those who have peranakan blood (Middle eastern peranakan etc) AND in some cases ROYALTIES, kerabat and bangsawan people...

thats what I think...
Posted by IaNo on 18-Mar-2002, 02:33 MYT

#17. hi..comment? nahh..just dropping by to say hi? maybe next time ya?
Posted by Maya on 17-Mar-2002, 00:47 MYT

#16. salute deh wan naim. sejarah tu..
saje nak bahas ni..
kalo yg style nama die cenggini camne..
1. farith ismet emir bin bla bla emir
2. faridah merican binti bla bla merican
3. lara hassan binti ahmad hassan

emm.. tu surname die apa yekk?? still nama bapak ke atau dah tukar emir, merican or hassan??
kompius jugak ni..
Posted by im on 17-Mar-2002, 00:27 MYT

#15. Nama saya Encik Azidin.
Surname saya Encik.
Kamu boleh panggil saya Encik.
Posted by Encik Azidin on 5-Nov-2001, 17:25 MYT

#14. Siapa bilang orang Melayu tidak mempunyai surname? Hampir 75% orang Melayu mempunyai surname.Contoh jika name anda ialah Wan Ahmad, maka Wan itu adalah surname anda.Disini anda dapat perhatikan bahawa surname Melayu terletak dihadapan kemudian diikuti dengan nama sendiri. Umumnya orang Melayu yang mempunyai surname asalnya dari Negeri Kelantan dimana negeri ini terletak berhampiran dengan Negara Thai. Terdapat banyak contoh surname yang dapat saya berikan,contohnya Nik, Tun, Tengku, Raja, Che', Tuan, Tunku, Engku, Megat, Yamtuan dan banyak lagi.Setelah penjajahan orang Inggeris ke atas Tanah Melayu (Malaysia),ramai orang Melayu mengambil surname Inggeris.Ini kerana undang-undang memaksa orang Melayu untuk mempunyai surname bagi memudahkan pengurusan harian.Pengambilan surname Inggeris bermula pada tahun awal 1800an.Contohnya jika nama anda ialah Ismail Cunningham maka Cunningham itu adalah surnamenya.Sungguhpun ini adalah surname Inggeris,tetapi orang Melayu juga menggunakannya sehingga ke hari ini. Golongan yang tidak mempunyai surname biasanya datang dari kawasan kampung dan pedalaman.
Posted by Wan Naim on 1-Nov-2001, 14:53 MYT

#13. Rigaaa.. hehe. Panjang umur loe, ke mana aja sis. Eh norak bener deh kok tanya whether I still ingat kat you??? cailaaa hehehehe.. miss you lah sis! Salam buat adik lo Dira yaaa...
Posted by Fairy - Website   on 18-Sep-2001, 21:48 MYT

#12. Fai.. inget gue ngggak... anak Indonesia, bapak org jawa, ibu org Palembang, tapi that surname has been used in our family for four generations!
Posted by Auriga Saleh on 18-Sep-2001, 15:45 MYT

#11. omputih pelik bile kite cakap name kite tak de last name.. diorang tanye "how'd you find someone in the phonebook?".. duh!! tanye diorang.. berape ratus org name jim smith?
Posted by lutfi on 15-Aug-2001, 07:22 MYT

#10. Yah kami sebagai anak Indonesia (caileee) bukannya tidak bangga dengan nama ayah, tetapi kerana kami tidak terbiasa dengan penggunaan nama tersebut dibelakang nama kami. Apalagi kalau nama bapak tidak gempak, weh bisa malu hati nggak enak body...
Untuk Fai, kamu ada kenal beberapa anak Indonesia, seperti si Vina, nama lengkapnya Ervina Maya Astuti, itu juga nggak ada surnamenya, Nanu juga nggak ada surnamenya meskipun dia Cina Indonesia...hayo...
Tapi terus terang saya kagum dengan kalian anak Malaysia, kerana kalian bangga dan mau memakai nama ayah kalian, kalau anak Indo sebelum dewasa pastilah pada malu dengan nama ayahnya, semisal nama saya ada nama ayah pasti saya akan membuat singkat nama tersebut, misalkan nama saya Farah Mahdzan, saya hanya akan menulisnya Farah Eleena M. hehehhe....dan kalau ada yang bertanya apakah kepanjangan dari huruf M itu saya akan menjawabnya dengan cengar-cengir alias senyum2 penuh arti tetapi enggan menjawabnya...
Posted by Fibi on 14-Aug-2001, 23:05 MYT

#9. Iya deh Fibi, aku percaya kalo kamu bilang anak Indo suka diejek kalo masuk bab nama bapak. Tapi aneh deh... apa kalian tidak bangga dengan nama bapak? Hehe. Di sini sudah kebiasaan tau nama bapak orang...

Weleh weleh, Epigo email aku lagi Fib. hehehe... Ajigile panjang bener! Sampai curhat segala. tapi lucu banget! Soalnya dicampur Malay + Indon + English hehehehe.... anaknya bener2 funkyyy... kapan mo ketemu nih kalian? Hehehehheeh....


Posted by Fairy - Website   on 14-Aug-2001, 11:59 MYT

#8. owh pokoknya suka diolok olok ya nama bapaknya..btul jugak ngomongnya si fibi tu..hehe..kompem korang penah tekene sindrom main nama bapak time kat skolah dulu..ade satu kes ni..nama bapak dia NorAdabi..orang ejek panggil 'kari' je..
Posted by ren - Website   on 14-Aug-2001, 01:08 MYT

#7. Duuhh...kalian ini pada confuse rupanya mengenai mengapa orang Indonesia tidak suka pakai surname?. Kami disini sudah terbiasa tidak memakai surname, jadi kalau ada yang ingin tahu siapa nama ayah kami, yah kalian tinggal tanya saja, "Bapakmu namanya siapa sih?", dan sekedar tambahan sahaja, biasanya anak Indonesia suka malu kalau memakai surname, soalnya suka diolok-olok sih...
Posted by Fibi on 13-Aug-2001, 22:58 MYT

#6. Well Noreen, you know lah how Mat Sallehs are with that whole last name thing. *grin* Macam kita tak kena (Ms. Hisham, Ms. Mahdzan - sejak bile bapak kita jadi perempuan hehe). Adik aku lagi best ... Mr. Ahmad Mahdzan trus (the bugger used my dad's full name as his surname. Alang-alang jadi macam my dad je.

Remember Fano tak, kawan Indon kita tuh. Kan nama dia Ivan Stefano, I always thot his last name was Stefano, turned out that it wasn't his surname. He totally eliminated his family name when he registered as a student kat OU tuh. Dia kata nama surname dia (which is really Indonesian) tak sound glamer... susah for Mat Sallehs to pronounce. Tapi dia Indon Chinese though. But I do remember some of my Batak friends pakai last name diorang... pelik2 sounding names like Elfrieda Lumantobing lah.

Aslan, it's only natural and logic would assume that you are refered to by your first name. Alah some Mat Sallehs prefer apa being called by their middle names. LIke I had a friend called Alan, but turned out Alan tu 2nd name dia. His first name was something he thought was cheesy, which was Peter. He didn't like Peter.

Well Udie, I think Javanese je tak pakai last name. There are Indons who use surnames, and in fact I know more who do than don't. Chinese Indons usually use last names... and orang Batak and orang Melayu. Orang Jawa je yang lain semacam.
Posted by Fairy - Website   on 12-Aug-2001, 22:29 MYT

#5. hehe id usually use my family name, so bila those foreigners call me, ms bamheidh it's still not as bad as having em calling me, ms sheik bla bla bla

but indons always have long winded names so i guess thats why they never use their dads names?
Posted by rafthah on 12-Aug-2001, 20:54 MYT

#4. tu takper lagi... I get soo upset cause people think my first name is what i call myself with. second name lerrr...dumb yanks.

btw..cool apa tak ada surname Jadi the man with one name...
Posted by aslan on 12-Aug-2001, 18:23 MYT

#3. Hmmm.... surnames surely are wierd. Yang kelakar tu is how mat salleh always assume that your last names are your surnames... but tak betul.. especially bila dah kawin. Kalau they all dengar nama perempuan dah kawin... for instance, my mom.. Zalizan Mohd. Jelas. Sure.. we all know her dad's name is Mohd. Jelas, but kat sini they all panggil dia Mrs. Mohd. Jelas. then she'd be pissed and tell us behind their backs, "... but I'm not married to my father....what laa...".

Hehe..

I think it is cool that kitorang punyer nama ada nama bapak we all, it sounds really endearing to say I am Noreen, daughter of Nor Hisham. Coz whatever the case, we'd always be anak bapak we all.. kalau kita kawin and picked up our hubby's name, susah kalau divorce... then you have to get used to your maiden name again. Does this make sense?

Anyways, I hope that Fibi can shed more light to this issue of having your own name. That is cool, too. I am NOREEN. That is really cool.

Ciao...
Posted by Noreen Hisham on 12-Aug-2001, 13:15 MYT

#2. maakk aii..! siap hafal my full name.. mak aiii.. mak aaaiii lagikk..!!! pheeewwiit kat Fibi
Posted by eLLieZ de`Heart - Website   on 12-Aug-2001, 03:06 MYT

#1. Heh, I memang tau Orang Jawa takde last name dah lama.. saja je nak buat conversation ni interesting. Masa kat US berlambak member Indon yang Jawa or part Jawa.. haram takde last name... mat salleh semue blur hehe.
Posted by Fairy - Website   on 12-Aug-2001, 02:12 MYT

Mahdzan.com © 1996-2003